19 Jun 2013

The Secret Adversary (Musuh Dalam Selimut)



 Judul: The Secret Adversary
Judul Terjemahan: Musuh dalam Selimut
Penulis: Agatha Christie
Penerjemah: Mareta
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 1984 (cetakan ketiga: September 2002)
Tebal: 333 halaman

cover cetakan terbaru GPU
Dari sebuah nama yang tidak sengaja mereka dengar di jalan, Tuppence (Prudence Cowley) dan Tommy (Thomas Beresford), dua anak muda yang kekurangan uang, memulai sebuah petualangan penuh intrik bagai agen rahasia sejati. Semuanya dimulai saat Tuppence bertemu kawan lamanya, Tommy, dan mereka memutuskan untuk makan siang bersama. Mereka adalah mantan perawat VAD dan tentara yang diberhentikan setelah perang (PD I) berakhir. Tuppence mendapat ide untuk mendirikan suatu usaha sendiri. Maka terbentuklah PT Petualang Muda (The Young Adventurers, Ltd) yang mau melakukan apa saja asal diberi bayaran tinggi. Seorang pria bernama Whittington yang mencuri-dengar pembicaraan mereka meminta Tuppence untuk bekerja padanya. Saat ditanyai namanya, Tuppence yang merasa curiga asal menjawab "Jane Finn", sebuah nama yang didengarnya dari Tommy. Whittington bereaksi keras pada nama itu dan memberi Tuppence sejumlah uang  muka, namun keesokan harinya ketika Tuppence membawa Tommy mengunjungi kantornya, ia menghilang.
cover Barnes & Noble

Tuppence dan Tommy (yang selanjutnya mungkin akan saya sebut T&T saja supaya lebih singkat) kemudian memasang iklan di surat kabar untuk mencari informasi mengenai Jane Finn untuk memeriksa perkara yang mencurigakan itu. Iklan mereka mendapat dua jawaban. Yang pertama dari seseorang bernama Carter, yang dikenali Tommy sebagai seorang berjabatan tinggi di pemerintahan Inggris. Tuan Carter mengungkapkan keberadaan sebuah dokumen rahasia yang berada di kapal Lusitania saat kapal itu tenggelam  lima tahun yang lalu. Informasi mereka menunjukkan kemungkinan dokumen tersebut berada di tangan Jane Finn, seorang gadis yang terlihat berbicara dengan kurir pembawa dokumen sebelum ia tewas. Setelah itu Jane Finn tidak diketahui keberadaannya. Jika dokumen mengenai pakta negara-negara itu timbul kembali di masa damai sekarang, Pemerintah Inggris akan terancam bahaya, baik dari negara lain maupun dari kelompok dalam negeri yang tidak puas pada pemerintah. Dia mengatakan bahwa seseorang bernama Brown berada di balik semua ancaman tersebut. Brown, orang yang memiliki kekuasaan atas kelompok yang sangat berbahaya itu, adalah seseorang yang terlihat biasa dan tidak memiliki ciri khas, karenanya ia tidak bisa dikenali. Tuan Carter meminta Tommy dan Tuppence bekerja padanya untuk menemukan Jane Finn tetapi mereka harus tetap waspada kalau tidak ingin tertimpa sesuatu. 


"Itu tidak akan terjadi," jawab Tuppence penuh keyakinan.
"Saya akan melindunginya, Tuan," kata Tommy.
"Dan aku akan melindungi kau," jawab Tuppence marah karena tidak suka merasa di bawah seorang laki-laki.

sampul edisi Spanyol
Orang kedua yang merespon iklan mereka adalah Julius P. Hersheimmer, sepupu Jane Finn. Julius adalah ahli waris kaya dari Amerika yang bermaksud mencari Jane sebagai kerabat yang belum pernah ditemuinya. Sayangnya, foto terakhir Jane yang ia miliki diambil oleh Tuan Brown yang dengan cerdik menyamar menjadi polisi Scotland Yard. T&T membagi informasi mereka dengan Julius dan sepakat untuk membantunya mencari Jane.

Dengan memeriksa daftar penumpang Lusitania yang selamat, Tuppence menemukan perempuan yang menghubungkan Jane Finn dengan Whittington. Setelah itu mereka bertiga berpisah, Tommy dan Julius membuntuti Whittington dan rekannya, sementara Tuppence menyamar menjadi pelayan di rumah wanita itu. Penyamaran Tuppence sukses dan ia tak dikenali. Keesokan harinya, Julius pulang dengan membawa berita... namun belum ada kabar dari Tommy...

Apakah mereka Tommy bisa selamat dari kelompok Tuan Brown? Apakah langkah Tuppence untuk meminta bantuan orang lain tepat, saat mereka tidak tahu siapa yang kawan dan siapa yang lawan? Apakah mereka bisa membongkar rencana Brown dan menemukan Jane Finn? Satu lagi pertanyaan tambahan bagi novel dengan tokoh utama dua orang pria dan wanita yang masih muda.. apakah mereka berdua akan menjadi pasangan romantis? 
sampul dari penerbit Avon Book

Musuh dalam Selimut adalah buku pertama yang menampilkan Tommy dan Tuppence. Berbeda dengan detektif yang lain, mereka biasanya menerima pekerjaan yang berkaitan dengan rahasia negara. Tuppence berkepribadian keras kepala, pemberani dan sering bertindak spontan, sementara Tommy lebih tenang dan suka menimbang-nimbang kemungkinan terburuk, namun cepat beradaptasi dalam segala situasi. Berdua mereka menjadi pasangan yang saling melengkapi.

Kisah Tommy dan Tuppence ini menarik karena petualangan mereka berdua sebagai mata-mata amatiran; mereka membuntuti orang, menyamar sebagai petugas survey, bahkan Tuppence merasa perlu membaca novel detektif untuk mempersiapkan diri. Hal-hal seru yang mereka alami mungkin pernah diimpikan pembaca waktu kecil (bahkan sampai sekarang. Siapa sih, yang tidak mau jadi mata-mata?). Tokoh-tokoh yang mereka temui dan plot yang bergerak cepat menjadikan buku ini sangat seru. Setiap menemui tokoh baru, mau tidak mau saya ikut menebak-nebak apakah dia 'musuh dalam selimut' yang dimaksud. Yang sedikit mengganggu (buat saya) adalah mengapa kelompok Tuan Brown yang sedemikian berpengaruhnya memilih tempat berkumpul di rumah yang bobrok? Berbeda sekali dengan musuh-musuh James Bond yang bermarkas rahasia di bawah tanah atau di bangunan megah :P 

TRIVIA:

  • Kapal Lusitania benar-benar ada. Tenggelamnya Kapal Penumpang Lusitania pada tanggal 7 Mei 1915 oleh torpedo kapal selam Jerman adalah salah satu pemicu bergabungnya Amerika Serikat melawan Jerman dalam perang dunia pertama.
berita di NY Times mengenai tenggelamnya Kapal Lusitania (x)
  • Kisah Tommy dan Tuppence berlanjut dalam  Partners in Crime (Pasangan Detektif; kumpulan cerita pendek), N or M? (N atau M?), By the Pricking of My Thumbs (Rumah di Tepi Kanal); dan Postern of Fate (Gerbang Nasib).
  • Di halaman persembahannya, buku ini didedikasikan
"To all those who lead monotonous lives in the hope that they experience at second hand the delights and dangers of adventure". (Bagi semua orang yang menjalani kehidupan yang membosankan saya harapkan bisa merasakan kesenangan dan bahaya sebuah petualangan dari bacaan ini)

1 komentar:

  1. Novel - novel Agatha Christie memang menarik untuk disimak

    BalasHapus